Senin, 25 Maret 2013

Liong Theng Kiam Hui - Pahlawan-Pahlawan Laut Selatan




Liong Theng Kiam Hui
Judul lain : Pahlawan-Pahlawan Laut Selatan
Penterjemah : SD Liong
Penerbit : Pustaka Silat - Semarang
Jumlah buku : 6
Harga 6 buku : Rp 150.000,-

Masa itu musimnya pohon-pohon bok bian (kapuk randu) berbunga. Pohon itu digelari orang sebagai pohon pahlawan. Kalau ada lain pohon yang tumbuh didekatnya , pohon bok bian akan tumbuh terus, sampai melampaui pohon tetangganya itu, barulah ia berhenti tumbuh. Begitulah kata orang.

Bunganya nan merah segar, menyilaukan tapi sedap dipandang mata. Kala itu seperti ada lomba kecantikan disepanjang tepi sungai Se Kiang yang dipagari dengan barisan pohon Bok Bian. Didalam permukan air sungai nan hijau bening seperti cahaya zsmrud itu, berkacalah sang bunga dalam kecantikannya yang gilang gemilang. Disana sini para anak gembala menggiring kerbaunya pulang sambil membawakan nyanyian seruling dipetang hari.

Sang surya sudah menuju ke tempat peristirahatannya dibalik gunung. Cakrawala mulai berselimut kegelapan. Lapat-lapat terdengarlah suara seruling di udik sungai. Sebuah perahu kecil mendayung menuju ke hulu. Tukang perahunya seorang tua yang tengah mendayung diburitan. sebentar-sgatur gerak dayungannya. dibagian tengah duduk seorang muda antara 18 - 19 tahun. Dialah yang meniup seruling itu. Parasnya cakap, sikapnya gagah dan memiliki perbawa.

(Liong Theng Kiam Hui / Pahlawan-pahlawan laut selatan halaman pertama ...)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar